Anggota KID DIY 2019-2023 Diharap Tuntaskan PR

Berita Egatama — Dilantiknya Anggota Komisi Informasi Daerah (KID) DIY periode 2019-2023 diharapkan mampu menyelesaikan pekerjaan rumah soal keterbukaan informasi publik yang sampai saat ini masih belum tuntas. Menurut pemerhati Keterbukaan Informasi Publik dan Anggota KID periode 2015-2019, Martan Kiswoto, saat dihubungi KR Senin (2/12), beberapa pekerjaaan rumah yang perlu dituntaskan. Seperti pemberian informasi publik yang sudah berkekuatan hukum tetap melibatkan badan publik Desa Wedomartani Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. "Sampai saat ini informasi yang diminta Barjiyan selaku pemohon belum diberikan meskipun sudah ada putusan kasasi Mahkaman Agung," ujar Martan. Putusan Komisi Informasi DIY tahun 2013 tersebut diupayakan banding Desa Wedomartani, tapi justru dikuatkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta. Kemudian diajukan kasasi pihak Desa ke Mahkamah Agung dan ditolak, sehingga sudah berkekuatan hukum tetap.
"Mudah-mudahan Desa Wedomartani segera memberikan informasi publik yang diminta Pemohon," kata Martan. Selain itu sebut Martan, juga Putusan KID atas permohonan Siti Haniyah terhadap Desa Wonokromo Pleret Bantul juga dapat diberikan berdasar kesepatakan damai para pihak. Putusan KI yang berasal dari kesepatakan damai, tidak dapat dilakukan upaya hukum lagi karena bersifat final dan mengikat. "Di samping itu putusan KID terhadap permohonan Paulus Hartanto, juga sudah berkekuatan hukum tetap, tetapi Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta sampai saat ini belum memberikan informasi yang diminta. Waktu untuk mengupayakan banding ke PTUN sudah lewat 14 hari kerja," imbuhnya. Dikatakan, ketiga kasus tersebut merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian KID baru agar kepercayaan publik lebih meningkat. Disamping itu menurut Martan, pembenahan regulasai yang ada di lingkungan Pemda DIY juga dapat menguarai keruwetan keterbukaan informasi publik. (Rian)
Hari Senin, 02 Desember 2019
Editor
Rating
★★★★★

Redaksi Egatama

Komentar Anda