Proyek Bandara Kulon Progo Yogyakarta Menambah 4000 Pekerja

Berita Egatama | Berita Terkini Terpercaya

Proyek Bandara Kulon Progo Yogyakarta Menambah 4000 Pekerja

Berita Egatama —  Proyek pembangunan Bandara di Kulon Progo Yogyakarta, di targetkan April 2019 mendatang beroperasi. Untuk mencapai target itu, PT angkasa Pura I akan menambah 4.000 pekerja pada bulan November nanti.Komisi V DPR RI ke lokasi proyek mengungkapkan rencana menambah tenaga kerja tersebut, Jumat (26/10).

Sementara Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi sangat optimis Bandara NYIA bisa beroperasi pada bulan April mendatang. Berbagai cara dan upaya dilakukan secara menyeluruh untuk mencapai percepatan pembangunan.

“Dalam Perpres itu memang diharuskan selesai (April 2019).  Kita selalu koordinasi setiap minggu untuk memastikan bahwa proses pembangunan jalan terus,” ungkapnya.
Sementara untuk saat ini proyek pembangunan Bandara di Kulon Progo melibatkan Kurang lebih 2.000 pekerja, Jumlah pekerja tersebut akan meningkat pada bulan november nanti menjadi lebih dari 6.000 pekerja.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak supaya Bandara NYIA cepat selesai dan bisa dinikmati masyarakat secara luas,” imbuhnya.
Anggota Komisi V DPR RI Drs HM Idham Samawi menanggapi rencana penambahan tenaga kerja ini dengan mewanti wanti agar tenaga kerja di ambil dari lokal Kulon progo, terutama bagi warga terdampak. Tidak semua pekerjaan di proyek bandara NYIA harus membutuhkan kemampuan khusus.

“Seperti misalnya tukang aduk semen, kan tidak butuh keahlian khusus. Masyarakat Kulon Progo harus diprioritaskan. Saya harap PT Angkasa Pura I dan PT Pembangunan Perumahan (PP) selaku eksekutor pembangunan NYIA bisa betul-betul merespons ini,” tegasnya.
Idham menambahkan agar potensi yang ada di Kulon progo betul betul dioptimalkan dan dimaksimalkan. Jangan sampai, warga Kulon progo hanya jadi penonton. Idham memberikan contoh , konsumsi pekerja proyek bisa dibeli dari warga Kulon Progo.

“Dilihat secara umum, proyek ini berjalan lancar dan tanpa kendala. Tadi di katakan ada komponen material yang memang didatangkan dari luar negeri dan  sekarang material tersebut sudah di pelabuhan. Saya optimis dan yakin bahwa Bandara NYIAApril 2019  bisa beroperasi, minimal 80% pembangunannya sudah selesai,” kata Idham.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI , Sigit Susiantomo juga menyampaikan, kunjungan Komisi V DPR RI ini dengan tujuan mengawasi hal-hal yang spesifik dalam pembangunan Bandara di Kulon Progo. Sering terjadi bencana gempa bahkan tsunami di sejumlah daerah membuat pihaknya ingin memastikan keamanan Bandara NYIA dimana lokasinya dekat dengan pantai.

Sigit melanjutkan bahwa dalam pertemuan internal sebelumnya, potensi terjadinya bencana gempa dan tsunami memang ada, namun menurut BMKG tidak terlalu besar. Posisi runway NYIA juga sudah cukup aman, lebih tinggi 6,9 meter dari permukaan air laut. “Nanti akan ditanam pohon dan dibuat gundukan juga untuk penahan gelombang,” Pungkasnya. [ Redaksi ]
Hari Sabtu, 27 Oktober 2018
Oleh
Rating
★★★★★

Komentar Anda

Messenger

Silahkan Kirim Pesan×