Logo Berita Egatama
Kabupaten Kulo Progo Optimalkan Pengaturan Menara Telekomunikasi
Berita Egatama — Pemerintah Kabupaten Kuloprogo berupaya mengatur keberadaan menara telekomunikasi di wilayahnya.

Meski juga berusaha mengoptimalkan pendapatan dari retribusinya, perubahan tata ruang menjadi hal yang jadi perhatian.

Catatan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo, jumlah menara telekomunikasi yang telah berdiri beroperasi secara resmi saat ini mencapai 108 menara dari 17 provider telekomunikasi.

Angka tersebut meningkat dari 2017 lalu yang hanya berjumlah 97 menara.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo, Heri Darmawan mengatakan Pemkab telah menyiapkan siteplan berdirinya menara telekomunikasi sebanyak 120 titik.

Masing-masing titik itu hanya diizinkan untuk maksimal lima menara saja sesuai yang diatur dalam Peraturan Daerah nomor 7/2011 tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi (RPMT).
"Apabila ada provider baru yang hendak masuk ke satu titik yang sama disarankan untuk membangun menara bersama," kata Heri, Jumat (18/5/2018).

Namun begitu, penerapan zonasi siteplan itu diakuinya tidak bisa dilakukan secara kaku mengingat ada perubahan tata ruang yang saat ini masih dalam proses kajian.

Demikian juga dinamika pembangunan Kulonprogo selalu berubah, seperti dari sektor pariwisata dan ekonomi.

Sedangkan beberapa wilayah masih mengalami masalah blankspot, bahkan di wilayah yang masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Kawasan blankspot itu antara lain Girimulyo, Kokap, Samigaluh, Kalibawang, Lendah, Sentolo, Pengasih, dan beberapa titik di Temon.

"Kami mendorong provider mendirikan menara meskipun hanya berbentuk menara sementara," kata Heri.
Pihaknya menyadari ada dua kepentingan yang berjalan beriringan yaitu kepentingan bisnis provider serta kepentingan penegakan aturan oleh Pemkab.

Maka itu, kebijakan perubahan siteplan ke depannya sesuai yang diatur dalam Perda tersebut tetap menjadi perhatian tersendiri.

Di sisi lain, Pemkab kini juga meningkatkan angka target perolehan retribusi pengendalian dari menara telekomunikasi itu sebagai pendapatan daerah dengan nilai target Rp759 juta pada 2018 ini.

Angka itu lebih tinggi dari tahun lalu yang realisasi perolehannya hanya mentok di kisaran Rp436 juta.

Hal itu dilatarbelakangi adanya Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 46/PUU-XII/2014 yang menyebutkan bahwa penarikan RPMT bisa dilakukan selama 12 bulan.

"Sebelumnya, provider mendapat keringanan waktu dan nominal retribusi yang dibayarkan sampai 25 persen dan pemerintah kabupaten hanya bisa menarik retribusi untuk delapan bulan saja," kata Heri.

Kepala Diskominfo Kulonprogo, Rudiyatno mengatakan, setelah munculnya putusan MK tersebut, Pemkab Kulonprogo baru mendapat pengesahan Perda tersebut pada Mei 2017 dan bisa memulai kembali penarikan retribusi.

Pihaknya berharap investor bisa tertib melakukan kewajiban pembayaran RPMT mengingat pemerintah sudah menyediakan fasilitasnya.
Siapa yang tidak kenal facebook ? Facebook merupakan media sosial terbesar di dunia, Selain itu, Facebook juga merupakan situs yang paling sering dan banyak diakses di dunia. Hanya saja masih kalah dengan Google dan Youtube.Suksesnya Facebook ini juga karena hadirnya beragam fitur di media sosialnya. Fitur yang dihadirkan Facebook terbilang lengkap dibandingkan dengan media-media sosial lainnya. Termasuk salah satunya fanspage dan juga group Facebook.Sehubungan adanya fitur tersebut maka kami pun atas nama Egatama pada tanggal 14/11/2014 memanfaatkan media sosial facebook dengan membuat group di fitur Facebook yang kami beri nama Berita Kulon Progo Terbaru { BKPT }.BKPT bertujuan sebagai wadah dimana diharapkan bisa saling memberikan informasi dan berita yang positif dari warga kulon progo untuk kita semua , dengan moto Dari Kita Untuk Semua.Group BKPT saat ini sudah beranggotakan ratusan ribu, anggota tersebut berasal dari warga Kulon Progo yang berada di wilayah kulon progo maupun yang sedang merantau di luar Kulon Progo.Namun ada juga anggota group yang berasal dari luar daerah Kulon Progo yang menginginkan untuk mengetahui perkembangan Kulon Progo , apalagi saat ini dengan adanya pembangunan bandara NYIA Kulon Progo BKPT di harapkan bisa ikut peran serta memberikan informasi berita yang tepat cepat dan akurat serta bermanfaat untuk warga Kulon Progo. Setiap anggota group BKPT juga di harapkan bisa mematuhi aturan aturan group yang telah di buat oleh ADMIN agar terbebas dari BANNED ADMIN. Berikut Peraturan Group Facebook Berita Kulon Progo Terbaru : 1. Dilarang melakukan posting masalah SARA ( Suku, Agama, Ras dan Golongan ) di semua postingan, baik di wall maupun di komentar. 2. Dilarang melakukan posting Iklan di Group FB BKPT, postingan iklan dapat dilakukan di Group Jual Beli Terlaris Jogja (JBTJ) kecuali iklan yang di lakukan oleh pengurus Group FB BKPT atau iklan berbayar. 3. Dilarang posting tentang razia/pemeriksaan kendaraan bermotor yang di lakukan Oleh POLRI. 4. Dilarang posting Link / Tautan , jika link / tautan berita atau info itu ada manfaat positifnya untuk semua silahkan kopi paste di sini . 5. Dilarang berkampanye yang berbau POLITIK yang menyebabkan PRO dan KONTRA. 6. Dilarang melakukan perekrutan apapun bentuknya, termasuk lowongan pekerjaan, relawan komunitas/lembaga/diklat ataupun kepentingan lain kecuali sudah ada koordinasi dengan pengurus BKPT. 7. Dilarang posting atas nama komunitas lain atau mempromosikan group/komunitas lain tidak diperkenankan, bila ada kepentingan silakan posting sebagai member BKPT. 8. Dilarang posting dengan topik yang sama dalam waktu berdekatan. 9. Dilarang mengaku - ngaku sebagai admin yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif maupun untuk keuntungan pribadi lainnya. 10. Dalam berinteraksi , baik itu di Wall maupun melakukan komentar harus tetap Fokus pada topic / thread yang ada serta tidak menjadikan topic / thread tersebut sebagai bahan candaan. 11. Postinglah berdasarkan Etika dan Norma - norma sopan - santun yang berlaku pada masyarakat umumnya dengan menggunakan kata - kata yang pantas , harus bijaksana dan saling menghargai serta tidak saling menyakiti dan tidak saling mengejek serta selalu menjunjung tinggi rasa persahabatan dan rasa kemanusiaan dalam berinteraksi dengan member lainnya . 12. Tidak memposting hal - hal yang berbau pornografi ataupun mencantumkan link - link bermuatan pornografi dan semacamnya. 13. Saling mengingatkan bila ada member yang dirasa postingannya bakal menimbulkan kerawanan ataupun sudah terbukti menyerang pihak lain. 14. Jaga suasana interaksi di Group FB BKPT agar tetap kondusif, bila menemukan hal - hal yang bisa merugikan keberadaan kita bersama di group ini mohon untuk melaporkannya pada pengurus Group. 15. ADMIN tidak bertanggung jawab atas postingan dan atau komentar yang tidak mengikuti aturan dan atau melanggar UU ITE. Tanggung jawab atas pelanggaran aturan dan atau melanggar UU ITE menjadi tanggung jawab pemilik akun facebook yang melakukan posting ataupun komentar. Admin / Pengurus berhak menghapus tanpa konfirmasi posting/komentar dengan alasan tertentu atau melanggar ketentuan di atas. Group BKPT selalu dipantau oleh banyak pihak. Harap perhatikan sebelum posting maupun komentar Anda................ Terimakasih (ADMIN)
Sumber Berita : Klik Di Sini
Oleh
Rating
★★★★★ Skor: 100% - ‎100.000 suara
KOMENTAR ANDA