Logo Berita Egatama
Kulonprogo Di Sediakan Menara Telekomunikasi Sebanyak 120 Zona
Berita Terbaru
Siapa yang tidak kenal facebook ? Facebook merupakan media sosial terbesar di dunia, Selain itu, Facebook juga merupakan situs yang paling sering dan banyak diakses di dunia. Hanya saja masih kalah dengan Google dan Youtube.Suksesnya Facebook ini juga karena hadirnya beragam fitur di media sosialnya. Fitur yang dihadirkan Facebook terbilang lengkap dibandingkan dengan media-media sosial lainnya. Termasuk salah satunya fanspage dan juga group Facebook.Sehubungan adanya fitur tersebut maka kami pun atas nama Egatama pada tanggal 14/11/2014 memanfaatkan media sosial facebook dengan membuat group di fitur Facebook yang kami beri nama Berita Kulon Progo Terbaru { BKPT }.BKPT bertujuan sebagai wadah dimana diharapkan bisa saling memberikan informasi dan berita yang positif dari warga kulon progo untuk kita semua , dengan moto Dari Kita Untuk Semua.Group BKPT saat ini sudah beranggotakan ratusan ribu, anggota tersebut berasal dari warga Kulon Progo yang berada di wilayah kulon progo maupun yang sedang merantau di luar Kulon Progo.Namun ada juga anggota group yang berasal dari luar daerah Kulon Progo yang menginginkan untuk mengetahui perkembangan Kulon Progo , apalagi saat ini dengan adanya pembangunan bandara NYIA Kulon Progo BKPT di harapkan bisa ikut peran serta memberikan informasi berita yang tepat cepat dan akurat serta bermanfaat untuk warga Kulon Progo. Setiap anggota group BKPT juga di harapkan bisa mematuhi aturan aturan group yang telah di buat oleh ADMIN agar terbebas dari BANNED ADMIN. Berikut Peraturan Group Facebook Berita Kulon Progo Terbaru Dilarang melakukan posting masalah SARA ( Suku, Agama, Ras dan Golongan ) di semua postingan, baik di wall maupun di komentar. Dilarang melakukan posting Iklan di Group FB BKPT, postingan iklan dapat dilakukan di Group Jual Beli Terlaris Jogja (JBTJ) kecuali iklan yang di lakukan oleh pengurus Group FB BKPT atau iklan berbayar.Dilarang posting tentang razia/pemeriksaan kendaraan bermotor yang di lakukan Oleh POLRI. Dilarang posting Link / Tautan , jika link / tautan berita atau info itu ada manfaat positifnya untuk semua silahkan kopi paste di sini . Dilarang berkampanye yang berbau POLITIK yang menyebabkan PRO dan KONTRA.Dilarang melakukan perekrutan apapun bentuknya, termasuk lowongan pekerjaan, relawan komunitas/lembaga/diklat ataupun kepentingan lain kecuali sudah ada koordinasi dengan pengurus BKPT.Dilarang posting atas nama komunitas lain atau mempromosikan group/komunitas lain tidak diperkenankan, bila ada kepentingan silakan posting sebagai member BKPT. Dilarang posting dengan topik yang sama dalam waktu berdekatan. Dilarang mengaku - ngaku sebagai admin yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif maupun untuk keuntungan pribadi lainnya.Dalam berinteraksi , baik itu di Wall maupun melakukan komentar harus tetap Fokus pada topic / thread yang ada serta tidak menjadikan topic / thread tersebut sebagai bahan candaan. Postinglah berdasarkan Etika dan Norma - norma sopan - santun yang berlaku pada masyarakat umumnya dengan menggunakan kata - kata yang pantas , harus bijaksana dan saling menghargai serta tidak saling menyakiti dan tidak saling mengejek serta selalu menjunjung tinggi rasa persahabatan dan rasa kemanusiaan dalam berinteraksi dengan member lainnya . Tidak memposting hal - hal yang berbau pornografi ataupun mencantumkan link - link bermuatan pornografi dan semacamnya. Saling mengingatkan bila ada member yang dirasa postingannya bakal menimbulkan kerawanan ataupun sudah terbukti menyerang pihak lain. Jaga suasana interaksi di Group FB BKPT agar tetap kondusif, bila menemukan hal - hal yang bisa merugikan keberadaan kita bersama di group ini mohon untuk melaporkannya pada pengurus Group. ADMIN tidak bertanggung jawab atas postingan dan atau komentar yang tidak mengikuti aturan dan atau melanggar UU ITE. Tanggung jawab atas pelanggaran aturan dan atau melanggar UU ITE menjadi tanggung jawab pemilik akun facebook yang melakukan posting ataupun komentar. Admin / Pengurus berhak menghapus tanpa konfirmasi posting/komentar dengan alasan tertentu atau melanggar ketentuan di atas. Group BKPT selalu dipantau oleh banyak pihak. Harap perhatikan sebelum posting maupun komentar Anda. Terimakasih(ADMIN)
Berita Egatama — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo berencana mengkaji penambahan siteplan zonasi menara telekomunikasi menyesuaikan dengan dinamika pembangunan.

Sekretaris Diskominfo Kulonprogo, Heri Darmawan mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 42/2015 di Kulonprogo disediakan siteplan menara telekomunikasi sebanyak 120 zona. Ada pun jumlah menara telekomunikasi pada 2018 ini sebanyak 108 menara dari 17 provider.

“Kebijakan siteplan ada kemungkinan ditambah. Dilatarbelakangi adanya perubahan regulasi tata ruang yang sekarang masih berproses Perda-nya,” kata Heri, Jumat (18/5).

Selain perubahan tata ruang, rencana penambahan siteplan juga mempertimbangkan dinamika pembangunan yang ada di Kabupaten Kulonprogo. Di antaranya pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), pembangunan Jalan Bedah Menoreh, pertumbuhan pariwisata, serta Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur di mana Kulonprogo termasuk salah satu wilayah penyangga yakni di wilayah Samigaluh dan Kalibawang.

“Termasuk juga (pertimbangan) adanya beberapa area blank spot, terutama di wilayah Kecamatan Girimulyo, Kokap, Samigaluh, Kalibawang, juga beberapa daerah di Sentolo, Pengasih, dan Temon. Yang prioritas terutama di wilayah atas-atas (Perbukitan Menoreh) karena sangat terasa,” tuturnya.

Terkait rencana penambahan siteplan tersebut, Dinas Kominfo akan meyiapkan langkah untuk mengkaji. Kajian akan dilakukan oleh tim pengawasan dan pengendalian yang terdiri dari Dinas Kominfo, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), serta Bagian Hukum.

Heri menambahkan, masih adanya beberapa area blank spot dimungkinkan karena pertimbangan bisnis dari para provider yang kurang melirik wilayah-wilayah tersebut. Pihaknya akan melihat area-area blank spot tersebut sudah terjangkau di dalam zona atau belum. Meski pun berada di luar zona, provider sebenarnya tetap bisa membangun dengan menara sementara.

“Kami juga mengimbau provider untuk bisa berinvestasi di Kulonprogo, ada beberapa zona yang masih blank spot. Kemarin sudah ada beberapa yang tertarik berinvestasi, sudah proses perizinan,” ungkapnya.

Heri menambahkan, pada 2018 Dinas Kominfo menargetkan retribusi menara telekomunikasi sekitar Rp 759 juta. Target tersebut meningkat dibanding target 2017 yakni Rp 275 juta dengan realisasi Rp 436 juta (efektif delapan bulan setelah perubahan Perbup paskaputusan MK).

“Jumlah menara meningkat, sebanyak 108 menara dari 17 provider. Tahun 2017 jumlah menara 98 dari 17 provider, tersebar di 12 kecamatan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kominfo Kulonprogo, Rudiyatno mengungkapkan, pendapatan Pemkab Kulonprogo dari retribusi menara telekomunikasi sempat menurun tajam setelah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 46/PUU-XII/2014 yang membatalkan Perda terkait retribusi menara telekomunikasi. Pemkab Kulonprogo baru mendapat pengesahan Perda baru (perubahan atas Perda sebelumnya) pada Mei 2017 dan memulai kembali penarikan retribusi. Sumber Berita : Klik Di Sini
Oleh
Rating
★★★★★ Skor: 100% - ‎100.000 suara
KOMENTAR ANDA