Logo Berita Egatama
Eksekusi Lahan Bandara Di Kulon Progo Tertunda Karena Puasa
Berita Egatama — Upaya eksekusi pengosongan lahan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) berikut relokasi warga hingga kini belum ada kepastian jadwal pelaksanaannya.

Sangat dimungkinkan, tahapan itu dilakukan selepas Lebaran 2018 mendatang. Rencana semula, pemrakarsa pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I maupun Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menginginkan proses pengosongan lahan itu dilakukan sebelum masuk bulan puasa.

Rapat koordinasi antara kedua pihak bersama aparat keamanan sudah berulangkali digelar untuk merumuskan langkah terbaik dalam pengosongan lahan berikut pemindahan sebagai warga terdampak pembangunan bandara yang hingga kini masih bertahan tinggal di dalam lahan tersebut dan menolak dipindah.
Namun begitu, hingga kini tampaknya belum ada tanda-tanda segera dilakukannya pengosongan lahan tersebut. Sementara, bulan puasa tinggal segera dijelang dalam beberapa hari lagi.

Belum diketahui secara jelas alasan AP I urung melakukan rencana tersebut meski skemanya sudah disiapkan setelah beberapa kali rapat koordinasi bersama dengan Pemkab dan aparat keamanan hingga Komnas HAM.
Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA PT AP I, Agus Pandu Purnama tak merespons pertanyaan Tribun Jogja saat dikonfirmasi terkait hal ini melalui telepon selularnya, Senin (14/5/2018).

Sementara itu, pihak Kepolisian Resor Kulonprogo yang mendapat tugas pengamanan jalannya proses pengosongan lahan tersebut juga mengaku belum tahu kapan ekskusi akan dilakukan.

Mereka dalam hal ini menunggu adanya koordinasi dengan AP I dan Pemkab Kulonprogo untuk melakukan pengamanan tersebut.

Siapa yang tidak kenal facebook ? Facebook merupakan media sosial terbesar di dunia, Selain itu, Facebook juga merupakan situs yang paling sering dan banyak diakses di dunia. Hanya saja masih kalah dengan Google dan Youtube.Suksesnya Facebook ini juga karena hadirnya beragam fitur di media sosialnya. Fitur yang dihadirkan Facebook terbilang lengkap dibandingkan dengan media-media sosial lainnya. Termasuk salah satunya fanspage dan juga group Facebook.Sehubungan adanya fitur tersebut maka kami pun atas nama Egatama pada tanggal 14/11/2014 memanfaatkan media sosial facebook dengan membuat group di fitur Facebook yang kami beri nama Berita Kulon Progo Terbaru { BKPT }.BKPT bertujuan sebagai wadah dimana diharapkan bisa saling memberikan informasi dan berita yang positif dari warga kulon progo untuk kita semua , dengan moto Dari Kita Untuk Semua.Group BKPT saat ini sudah beranggotakan ratusan ribu, anggota tersebut berasal dari warga Kulon Progo yang berada di wilayah kulon progo maupun yang sedang merantau di luar Kulon Progo.Namun ada juga anggota group yang berasal dari luar daerah Kulon Progo yang menginginkan untuk mengetahui perkembangan Kulon Progo , apalagi saat ini dengan adanya pembangunan bandara NYIA Kulon Progo BKPT di harapkan bisa ikut peran serta memberikan informasi berita yang tepat cepat dan akurat serta bermanfaat untuk warga Kulon Progo. Setiap anggota group BKPT juga di harapkan bisa mematuhi aturan aturan group yang telah di buat oleh ADMIN agar terbebas dari BANNED ADMIN. Berikut Peraturan Group Facebook Berita Kulon Progo Terbaru : 1. Dilarang melakukan posting masalah SARA ( Suku, Agama, Ras dan Golongan ) di semua postingan, baik di wall maupun di komentar. 2. Dilarang melakukan posting Iklan di Group FB BKPT, postingan iklan dapat dilakukan di Group Jual Beli Terlaris Jogja (JBTJ) kecuali iklan yang di lakukan oleh pengurus Group FB BKPT atau iklan berbayar. 3. Dilarang posting tentang razia/pemeriksaan kendaraan bermotor yang di lakukan Oleh POLRI. 4. Dilarang posting Link / Tautan , jika link / tautan berita atau info itu ada manfaat positifnya untuk semua silahkan kopi paste di sini . 5. Dilarang berkampanye yang berbau POLITIK yang menyebabkan PRO dan KONTRA. 6. Dilarang melakukan perekrutan apapun bentuknya, termasuk lowongan pekerjaan, relawan komunitas/lembaga/diklat ataupun kepentingan lain kecuali sudah ada koordinasi dengan pengurus BKPT. 7. Dilarang posting atas nama komunitas lain atau mempromosikan group/komunitas lain tidak diperkenankan, bila ada kepentingan silakan posting sebagai member BKPT. 8. Dilarang posting dengan topik yang sama dalam waktu berdekatan. 9. Dilarang mengaku - ngaku sebagai admin yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif maupun untuk keuntungan pribadi lainnya. 10. Dalam berinteraksi , baik itu di Wall maupun melakukan komentar harus tetap Fokus pada topic / thread yang ada serta tidak menjadikan topic / thread tersebut sebagai bahan candaan. 11. Postinglah berdasarkan Etika dan Norma - norma sopan - santun yang berlaku pada masyarakat umumnya dengan menggunakan kata - kata yang pantas , harus bijaksana dan saling menghargai serta tidak saling menyakiti dan tidak saling mengejek serta selalu menjunjung tinggi rasa persahabatan dan rasa kemanusiaan dalam berinteraksi dengan member lainnya . 12. Tidak memposting hal - hal yang berbau pornografi ataupun mencantumkan link - link bermuatan pornografi dan semacamnya. 13. Saling mengingatkan bila ada member yang dirasa postingannya bakal menimbulkan kerawanan ataupun sudah terbukti menyerang pihak lain. 14. Jaga suasana interaksi di Group FB BKPT agar tetap kondusif, bila menemukan hal - hal yang bisa merugikan keberadaan kita bersama di group ini mohon untuk melaporkannya pada pengurus Group. 15. ADMIN tidak bertanggung jawab atas postingan dan atau komentar yang tidak mengikuti aturan dan atau melanggar UU ITE. Tanggung jawab atas pelanggaran aturan dan atau melanggar UU ITE menjadi tanggung jawab pemilik akun facebook yang melakukan posting ataupun komentar. Admin / Pengurus berhak menghapus tanpa konfirmasi posting/komentar dengan alasan tertentu atau melanggar ketentuan di atas. Group BKPT selalu dipantau oleh banyak pihak. Harap perhatikan sebelum posting maupun komentar Anda................ Terimakasih (ADMIN)
Sumber Berita : Klik Di Sini
HariRabu, 16 Mei 2018
JudulEksekusi Lahan Bandara Di Kulon Progo Tertunda Karena Puasa
Oleh
Rating
★★★★★
KOMENTAR ANDA