Logo Berita Egatama
Dusun Segajih Kokap Kulon Progo Menawarkan Paket Hidup live In
Berita Terbaru Berita Egatama — Bosan dengan piknik panorama, mampirlah ke Dusun Segajih, Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. Segajih menawarkan paket live in atau hidup dan tinggal bersama warga setempat. Mereka yang memilih piknik dengan cara ini akan merasakan pengalaman hidup dalam suasana pedesaan sebagai salah satu tren piknik masa kini. Namanya pengalaman hidup berarti wisatawan akan menikmati kebiasaan hidup warga, kenikmatan kuliner desa, hingga belajar seni budaya di sana."Tamu (wisatawan) tinggal di rumah warga. Kalau yang punya rumah hidup membuat gula semut, tamu juga ikut bikin gula semut.

Kalau mencari rumput, ikut cari rumput," kata Ali Subhan, Konseptor ' Desa Wisata' untuk Segajih, Senin (28/5/2018).Segajih dusun yang dihuni sekitar 100 kepala keluarga dengan sekitar 70 rumah tinggal.

 Dusun itu cukup bersih. Berada di sebuah bukit di Pegunungan Menoreh, yang dinamai warga sebagai Bukit Sepringis. "Karena sering motor sulit naik, orang ketakutan. Warga menyebutnya 'sepringis'," kata Subhan. Mayoritas warga Segajih bekerja membuat gula merah dan gula semut. Yang laki-laki memanjat kelapa dan menyadap nira di pagi dan sore.Sementara yang perempuan memasak nira jadi gula, gula semut, mengurus anak, hingga berladang di sekitar dusun.
Mereka juga mencari rumput untuk ternak kambing, memerah susu, hingga mencari kayu bakar untuk tungku masak gula. Kehidupan sehari-hari seperti inilah yang bisa dirasa tamu ketika tinggal di sana.Sebagian rumah warga pun menjadi homestay yang bisa ditempati tamu selama berada di Segajih. 
Terdapat 24 homestay di sini. Tamu akan menikmati kehidupan pemilik homestay. "Ini salah satu yang kami inginkan karena beda dibanding lain. Lainnya panorama, alam pantai, budaya," kata Subhan.Paketnya murah.

Tamu cukup merogoh Rp 100.000 per orang untuk tinggal selama 3 hari 2 malam. Mereka bisa menikmati kehidupan desa. Hanya 2 tamu yang diperkenankan tinggal di tiap homestay. Selain paket tinggal sebentar, juga ada paket belajar sambil menikmati budaya setempat. Di antaranya, belajar melukis, belajar membatik, belajar karawitan, hingga belajar menari. Tiap paket tambahan itu tamu cukup menambah antara Rp 15.000-50.000 tiap keahlian.

Ali mengatakan, banyak pengunjung dari kalangan pelajar dari berbagai kota di Indonesia datang untuk menikmati suasana itu, sekaligus belajar budaya. Pada Oktober 2017, pernah 140 orang tinggal di 70 rumah di dusun. "Setelah (belajar) di sini, tamu sudah bisa memiliki keahlian mulai dari membuat pola, mendesain dan mencanting," kata Subhan.

Semua didukung suasana pedesaan yang cukup kental lantaran warga sepakat mempertahankan keasrian desa, yakni soal bangunan, jalanan desa, kulinernya, hingga warga sehari-hari mengenakan baju beskap dan ikat kepala. "Kami pakai ikat kepala seperti ini dan sarung begini. Karena seperti inilah nenek moyang kami.

Zaman boleh maju, tapi kami ingin tetap mempertahankan konsep ini," kata Ali. Segajih berkembang seperti ini di tengah tumbuhnya destinasi wisata di Hargotirto dan sekitarnya. Destinasi-destinasi itu banyak yang sudah mendunia, seperti: Kalibiru dan Pulep Payung. Segajih memang tidak memiliki alam seindah desa lain di sekelilingnya. Namun, untuk bisa ikut berkembang bersama dengan destinasi yang lebih dulu mapan, mereka kreatif mengembangkan konsep desa wisata, menginap dan belajar budaya."Saya mencoba membangkitkan masyarakat dan kaum muda di sini untuk bagaimana membuat ekonomi kreatif, dan bagaimana membangun biar nanti ada income bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemilik homestay di RT 12, Kasmiyem mengatakan, tamu yang pernah menginap di rumahnya benar-benar ikut dalam kehidupannya. Tamu ikut keliling mencari kayu bakar, membersihkan rumah dan halaman, ikut memasak gula merah, hingga memberi makan ayam maupun mencari rumput untuk kambing peliharaannya.

Setiap hari, tamu yang menginap akan ikut makanan menu rumah, seperti tahu, tempe, sayur bobor, atau bening, hingga sup.Meski hanya berlangsung singkat, sering kali semua berakhir dengan haru bahagia. "Rasanya seperti keluarga sendiri. Waktu berpisah saja malah tangisan," kata Kasmiyem. "Sekarang saja masih sering WA-an untuk saling menanyakan kabar," tambah Kasmiyem.
Sumber : Klik Di Sini
Siapa yang tidak kenal facebook ? Facebook merupakan media sosial terbesar di dunia, Selain itu, Facebook juga merupakan situs yang paling sering dan banyak diakses di dunia. Hanya saja masih kalah dengan Google dan Youtube.Suksesnya Facebook ini juga karena hadirnya beragam fitur di media sosialnya. Fitur yang dihadirkan Facebook terbilang lengkap dibandingkan dengan media-media sosial lainnya. Termasuk salah satunya fanspage dan juga group Facebook.Sehubungan adanya fitur tersebut maka kami pun atas nama Egatama pada tanggal 14/11/2014 memanfaatkan media sosial facebook dengan membuat group di fitur Facebook yang kami beri nama Berita Kulon Progo Terbaru { BKPT }.BKPT bertujuan sebagai wadah dimana diharapkan bisa saling memberikan informasi dan berita yang positif dari warga kulon progo untuk kita semua , dengan moto Dari Kita Untuk Semua.Group BKPT saat ini sudah beranggotakan ratusan ribu, anggota tersebut berasal dari warga Kulon Progo yang berada di wilayah kulon progo maupun yang sedang merantau di luar Kulon Progo.Namun ada juga anggota group yang berasal dari luar daerah Kulon Progo yang menginginkan untuk mengetahui perkembangan Kulon Progo , apalagi saat ini dengan adanya pembangunan bandara NYIA Kulon Progo BKPT di harapkan bisa ikut peran serta memberikan informasi berita yang tepat cepat dan akurat serta bermanfaat untuk warga Kulon Progo. Setiap anggota group BKPT juga di harapkan bisa mematuhi aturan aturan group yang telah di buat oleh ADMIN agar terbebas dari BANNED ADMIN. Berikut Peraturan Group Facebook Berita Kulon Progo Terbaru :1. Dilarang melakukan posting masalah SARA ( Suku, Agama, Ras dan Golongan ) di semua postingan, baik di wall maupun di komentar.2. Dilarang melakukan posting Iklan di Group FB BKPT, postingan iklan dapat dilakukan di Group Jual Beli Terlaris Jogja (JBTJ) kecuali iklan yang di lakukan oleh pengurus Group FB BKPT atau iklan berbayar.3. Dilarang posting tentang razia/pemeriksaan kendaraan bermotor yang di lakukan Oleh POLRI.4. Dilarang posting Link / Tautan , jika link / tautan berita atau info itu ada manfaat positifnya untuk semua silahkan kopi paste di sini .5. Dilarang berkampanye yang berbau POLITIK yang menyebabkan PRO dan KONTRA.6. Dilarang melakukan perekrutan apapun bentuknya, termasuk lowongan pekerjaan, relawan komunitas/lembaga/diklat ataupun kepentingan lain kecuali sudah ada koordinasi dengan pengurus BKPT.7. Dilarang posting atas nama komunitas lain atau mempromosikan group/komunitas lain tidak diperkenankan, bila ada kepentingan silakan posting sebagai member BKPT.8. Dilarang posting dengan topik yang sama dalam waktu berdekatan.9. Dilarang mengaku - ngaku sebagai admin yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif maupun untuk keuntungan pribadi lainnya. 10. Dalam berinteraksi , baik itu di Wall maupun melakukan komentar harus tetap Fokus pada topic / thread yang ada serta tidak menjadikan topic / thread tersebut sebagai bahan candaan.11. Postinglah berdasarkan Etika dan Norma - norma sopan - santun yang berlaku pada masyarakat umumnya dengan menggunakan kata - kata yang pantas , harus bijaksana dan saling menghargai serta tidak saling menyakiti dan tidak saling mengejek serta selalu menjunjung tinggi rasa persahabatan dan rasa kemanusiaan dalam berinteraksi dengan member lainnya .12. Tidak memposting hal - hal yang berbau pornografi ataupun mencantumkan link - link bermuatan pornografi dan semacamnya.13. Saling mengingatkan bila ada member yang dirasa postingannya bakal menimbulkan kerawanan ataupun sudah terbukti menyerang pihak lain.14. Jaga suasana interaksi di Group FB BKPT agar tetap kondusif, bila menemukan hal - hal yang bisa merugikan keberadaan kita bersama di group ini mohon untuk melaporkannya pada pengurus Group.15. ADMIN tidak bertanggung jawab atas postingan dan atau komentar yang tidak mengikuti aturan dan atau melanggar UU ITE. Tanggung jawab atas pelanggaran aturan dan atau melanggar UU ITE menjadi tanggung jawab pemilik akun facebook yang melakukan posting ataupun komentar.Admin / Pengurus berhak menghapus tanpa konfirmasi posting/komentar dengan alasan tertentu atau melanggar ketentuan di atas.Group BKPT selalu dipantau oleh banyak pihak.Harap perhatikan sebelum posting maupun komentar Anda...............Terimakasih(ADMIN)
Oleh
Rating
★★★★★ Skor: 100% - ‎100.000 suara
KOMENTAR ANDA